Thursday, July 20, 2017

14 Tempat Wisata di Banyuwangi Yang Terkenal dan Wajib Dikunjungi Wisatawan


Sejumlah tempat pariwisata di Banyuwangi mempunyai reputasi internasional, tiga yang paling terkenal yaitu wisata Pantai Sukamade, Kawah Ijen dan Pantai Plengkung. Hal ini turut serta didukung dengan kebijakan pemerintah daerah setempat yang mengusung nama “Triangel Diamond” atau Segitiga Berlian dikarenakan ketiga objek wisata itu mempunyai karakteristik wisata yang khas serta unik.

DI bulan Januari 2016 yang lalu, Kabupaten Banyuwangi mendapatkan penghargaan dari Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) didalam ajang internasional “12th UNWTO Awards Forum” yang diadakan di Madrid, Spanyol dan mendapatkan “UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism”.

Tidak bisa dipungkiri, pemerintah Banyuwangi sungguh bernafsu dan terdepan didalam mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya.

Pesona wisata Banyuwangi terletak pada kekayaan wisata alam dan pesona lautnya. Sejumlah obyek wisata pantai di Banyuwangi yang populer di kalangan wisatawan yaitu Pantai Plengkung, Pantai Pulau Merah, sampai Teluk Hijau.

Dan serta, beraneka ragam kuliner Banyuwangi serta wisata budaya yang ada di kabupaten ini merupakan objek yang terlampau sayang untuk dilewatkan.

Tempat Wisata di Banyuwangi


Berikut ini merupakan sejumlah tempat wisata di Banyuwangi yang paling populer dikunjungi para wisatawan.

#1. Pulau Tabuhan


Pulau Tabuhan mempunyai air laut yang teramat jernih dan  menjadi salah satu tujuan wisata di Banyuwangi yang disukai banyak wisatawan. Lokasi pulau ini terletak di tengah Selat Bali. Di pulau ini, aktivitas snorkel atau scuba diving merupakan salah satu hal yang menarik dan wajib dilakukan. Jarak Pulau Tabuhan hanya sekitar 20 km dari pusat kota Banyuwangi. Pulau yang tidak berpenghuni ini mempunyai luas area sekitar 5 ha dengan karakteristik pasir pantainya yang putih serta air lautnya yang begitu jernih.

fazdhianaadventure.blogspot.co.id

Untuk bisa sampai di Pulau Tabuhan, Anda bisa menyewa kapal dari sejumlah tempat penyewaan yang ada, seperti Watu Dodol, Kampe dan Bangsring. Waktu tempuh ke pulau terdekat, Pulau Tabuhan yaitu dari Bangsring dan Kampe yang memakan waktu sekitar 15 menit. Biaya sewa kapal seharga Rp 500 ribu maksimal bisa untuk 10 orang. Biaya sewa alat snorkeling umumya dipatok Rp 30 ribu dan terdapat di wilayah Bangsring.

#2. Kawah Ijen (Blue Fire)


Kawah Ijen merupakan kawah danau paling besar yang ada di pulau Jawa. Kawah ini secara administratif terletak di 3 wilayah kabupaten, yaitu Situbindo, Bondowoso, serta Banyuwangi. Terletak di ketinggian 2.443 m dpl dengan kedalaman kawah 200m. Kawah Ijen mempunyai pesona luar biasa, yakni mempunyai danau belerang yang berwarna tosca dan api biru (blue fire). Anda bisa melihat panorama mempesona ini ketika malam hari sampai menjelang subuh.

banyuwangibagus.com

Untuk bisa sampai di Kawah Ijen, kamu bisa memilih 2 jalur, yaitu dari utara atau dari selatan. Jalur utara bisa dilewati dari Situbondo menuju Sempol (Bondowoso) lalu berakhir di Paltuding, dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam. Jika lewat dari jlaur selatan, bisa dilalui dari Banyuwangi menuju Licin dengan jarak sekitar 35 km. Untuk bisa mencapai kawah, kamu harus mendaki setinggi 3 km, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Rasa lelah mendaki akan terbayarkan lunas saat mendapati pesona indah blue fire di salah satu destinasi wisata Banyuwangi paling populer ini.

#3. Pantai Pulau Merah


Masyarakat Banyuwangi memanggilnya sebagai Pulau Merah, dikarenakan tanahnya berwarna merah. Bentuknya mirip bukit kecil, terletak idjauh dari bibir pantai. Kamu bisa menginjakkan kaki di Pulau Merah ini ketika air sedang surut, dan berjarak sekitar 100 meter saja dari bibir pantai. Cukup hanya berjalan kaki saja. Pantai ini dahulunya bernama Pantai Ringin Pitu, tetapi sekarang disebut Pantai Pulau Merah.

ukie.blogdetik.com

Pantai Pulau Merah mempunyai ketinggian gelombang antara 4-5 m, menjadikannya sebuah tempat berselancar yang pas di Banyuwangi yang direkomendasikan untuk para pemula. Dengan jarak sekitar 80 km dari pusat kota Banyuwangi, kamu bisa masuk ke kawasan pantai ini dengan membayar tiket masuk ke Pantai Pulau Merah seharga Rp 3 ribu per orang, ketika weekend menjadi Rp 5 ribu. Untuk ke tempat wisata di Banyuwangi yang satu ini, kamu bisa memakai transportasi publik.

#4. Pantai Bangsring


Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata Banyuwangi yang populer didatangi wisatawan. Mempunyai keindahan bawah laut dengan beraneka biota laut serta keindahan terumbu karangnya, juga berbagai atraksi wisata lainnya yang tidak kalah seru. Pantai Bangsring mempunyai luas sekitar 15 ha dengan kedalaman bervariasi antara 2 – 15 meter.

indonesiana.merahputih.com

Aktivitas favorit di Pantai Bangsring yaitu snorkeling dan diving. Kamu bisa menyewa peralatannya dengan harga yang ramah di kantong. Ikon utama pantai ini yaitu Rumah Apung Bangsring, sebuah bangunan dengan ukuran 27m x 7m yang terapung dengan jarak sekitar 20 meter dari bibir pantai. Di area rumah apung ini, kamu bisa mencoba berenang di antara kawanan anakan ikan hiu sirip hitam yang telah dijinakkan dan memang ditangkarkan di sana. Menanam terumbu karang juga termasuk kegiatan lainnya yang digemari wisatawan di pantai ini mengingat Pantai Bangsring merupakan kawasan konservasi terumbu karang.

#5. Pantai Plengkung (G-Land)


Pantai Plengkung merupakan pantai di Banyuwangi yang terkenal sebagai pantai terbaik untuk surfing. Destinasi wisata Banyuwangi yang satu ini mempunyai reputasi pantai yang begitu baik sampai ke mancanegara sebagai tempat surfing. Jika kamu ingin surfing di pantai ini, maka bulan Mei sampai Otober merupakan medio terbaik untuk surfing. Berlokasi di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, ombak di Pantai Plengkung mempunyai 3 tingkatan, yakni Kong Waves (tinggi ombak antara 6-8 meter), Speedis Waves (5-6 m), serta Many Track Waves (3-4 m). Ombak tingkat terakhir (many track) ini umumnya dipakai oleh para peselancar pemula.

misteraladin.com

Di lokasi pantai ini, tersedia banyak cottage serta jungle camp. Pantai Plengkung merupakan salah satu objek wisata Jawa Timur yang sudah dikenal luas oleh masyarakat dunia.

#6. Teluk Hijau “Green Bay”


Di Teluk Hijau ini, kamu bisa merasakan udara segar pantai yang bercampur dengan udara hutan hutan tropis Taman Nasional Meru Betiri. Dari kota Banyuwangi, membutuhkan waktu tempuh sekitar 3-4 jam. Perjalanan ke Teluk Hijau terbilang cukup menguras energi fisik, namun kamu akan menyaksikan panorama laut yang mempesona. Teluk ini merupakan tempat wisata di Banyuwangi yang masih sangat terjaga kemurniannya, belum terlalu banyak wisatawan yang datang ke lokasi ini. Inilah daya tarik memikat yang bisa kamu temukan di sana.

telusurindonesia.com

Ketika perjalanan ke Taman Nasional Meru Betiri dan Sukamade, kamu akan melewati Teluk Hijau ini. Tetapi kamu hanya bisa menyaksikannya dari kejauhan, karena eksotisme Teluk Hijau sesungguhnya berada di area pantainya. Air laut yang sangat jernih dengan warna hijau kebiruan, pasir pantai yang bersih dan putih, ombak yang tenang, semuanya menawarkan suasana asri yang sungguh amat damai.

#7. Pantai Boom


Ini merupakan pantai favorit yang kerap didatangi oleh warga Banyuwangi ketika mengisi waktu senggangnya. Lokasi pantai yang sangat dekat dari pusat kota Banyuwangi merupakan alasan utamanya, hanya berjarak sekitar 2 km dari kantor Bupati Banyuwangi dan dengan harga tiket masuk pantai sebesar Rp 3 ribu.

beritatrans.com

Pada pagi hari, sejumlah momen sunrise yang menarik hadir di pantai ini, terutama pada sisi Timur dengan latar pulau Bali di kejauhan. Ada kursi payung warna-warni yang bisa kamu sewa sebesar Rp 20 ribu, juga aktivitas menunggang kuda untuk berkeliling pantai cukup dengan biaya Rp 25 ribu saja. Para pedagang yang menawarkan beraneka makanan serta minuman berada dalam jejeran yang rapi, kamu bisa dengan gampang mendapatkannya.

#8. Pantai Sukamade


Berlokasi sekitar 97 km ke arah barat daya dari pusat kota Banyuwangi, objek wisata Banyuwangi yang satu ini merupakan sebuah kawasan konservasi penyu. kamu bisa melihat penyu-penyu besar di sini, terutama ketika bulan purnama akan berdatangan kelompok besar penyu yang menuju ke bibir pantai untuk menaruh telur di sepanjang pantai.

laksmiandina.wordpress.com

Antara bulan November – Maret merupakan musim puncak penyu bertelur di pantai ini. Aktivitas paling menarik di Pantai Sukamade yaitu melihat aktivitas penyu-penyu, berpartisipasi dalam kegiatan penetasan telur penyu yang sudah dikumpulkan oleh petugas secara manual. Fasilitas pendukung yang ada di pantai ini, antara lain camping ground, pondok tours, pusat informasi, serta wisma. Untuk menginap, di area pantai ini ada sejumlah wisma yang juga menyediakan makan malam dan sarapan. Atau, kamu bisa menginap di Desa Sukamade yang berlokasi sekitar 4 km dari pantai ini.

#9. Pantai dan Hutan Mangrove Bedul


Berlokasi di tengah-tengah antara Pantai Grajagan dan Pantai Plengkung, merupakan satu lokasi wisata di Banyuwangi ini menawarkan kamu pesona eksotis hutan mangrove dengan 26 jenis mangrove dari 16 famili serta sejumlah satwa liar yang hidup di sana. Yang paling banyak dan gampang ditemukan yaitu satwa monyet liar. Lokasi wisata ini berjarak sekitar 54 km dari pusat kota Banyuwangi.

titinwulan.wordpress.com

Cara paling baik untuk mengeksplorasi pesona pantai dan hutan mangrove Bedul yaitu dengan menyewa perahu mesin yang akan mengangkut kamu berkeliling mengitari hutan tersebut. Kamu sudah tak perlu lagi membayar tiket masuk hutan karena telah termasuk didalam biaya sewa perahu. Waktu siang sampai sore merupakan waktu terbaik untuk menjelajah mengelilinginya.

#10. Pantai Watu Dodol


Watu Dodol berlokasi di Desa ketapang, letaknya tak jauh dari pelabuhan Ketapang dan berada pada jalan utama menuju Taman Nasional Baluran. Pemandangan di Watu Dodol sangatlah indah, kamu bisa melihat pemandangan pantai yang indah di sepanjang jalan dengan bebukitan yang berada di seberangnya. Di pantai ini, kamu bahkan bisa melihat Pulau Bali.

wisata.cafeweb.in

Banyak wisatawan yang berhenti serta bersantai di Watu Dodol untuk menikmati panorama yang indah di sana. Juga, tersedia motel serta resto yang siap melayani kamu di salah satu objek wisata Banyuwangi ini.

#11. Agrowisata Kalibendo


Inilah adalah salah satu area perkebunan yang paling favorit di Banyuwangi. Agrowisata Kalibendo mempunyai area perkebunan kopi, mahoni, cengkeh, sampai sawit. Salah satu yang paling terkenal di kalangan wisatawan yaitu kopi. Di kawasan agrowisata ini, kamu bisa mengenal berbagai jenis kopi, ikut serta mulai dari proses pemetikan sampai penggorengan kopi. Bersantai sejenak menikmati kopi robusta kualitas nomor 1 se-Indonesia di Pondok Robusta, ditemani kuliner lokal seperti singkong dan pisang goreng merupakan bagian ternikmat yang banyak disukai wisatawan.

wisatajatim.info

Ada air terjun di kawasan agrowisata ini setinggi 10 meter. Kamu cukup berjalan kaki melalui jalan setapak di antara tanaman cengkeh serta pohon bendo dengan kontur tanah yang berliku dan menurun. Airnya sungguh dingin dan menyegarkan, menghilangkan penat berjalan kaki di kawasan yang sungguh sejuk tersebut. Mengelilingi kawasan agrowisata ini juga dapat memakai sepeda gunung. Ketika menuju area Agrowisata Kalibendo, kamu akan melihat Desa Wisata Osing dengan rumah-rumah adat khas Banyuwangi. Panoramanya mirip sebagaimana yang ada di Ubud Bali.

#12. Taman Nasional Baluran


Secara administratif, taman nasional ini terletak didalam wilayah Kabupaten Situbondo. Tapi akses tercepat menuju ke sana justru lewat Banyuwangi, terutama untuk pengendara dari Jakarta ataupun Jawa Timur. Taman nasional ini terletak dalam wilayah perbatasan diantara Situbondo dan Banyuwangi. Eksotisme taman nasional ini terletak pada hamparan savana yang eksotis, terbentang luas sejauh mata memandang horizon, dengan sejumlah satwa liar yang hidup di dalamnya seperti rusa, kerbau, monyet ekor panjang, sampai banteng. Dari satwa-satwa ini, banteng merupakan satwa yang dijadikan sebagai maskot Taman Nasional Baluran.

balurannationalpark.web.id/

Luas area taman ini sekitar 25 ribu ha, mempunyai sekitar 444 jenis tumbuhan yang hidup di sana. Dari keseluruhan ekosistem yang dipunyai taman nasional ini, vegetasi savana mengambil porsi paling besar sebanyak 40%. Sisanya, seperti hutan mangrove, hutan rawa, hutan musim hujan, hutan pantai, dan hutan hijau sepanjang tahun. Untuk bisa masuk ke sana, kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5 ribu per orang untuk satu hari. Kendaraan mobil akan dikenakan biaya retribusi Rp 10 ribu per hari. Selain sejumlah wisma penginapan yang ada di area taman nasional ini, juga terdapat camping ground yang bisa kamu pakai.

#13. Pemandian Taman Suruh


Dengan jarak sekitar 8 km dari pusat kota Banyuwangi, pemandian ini merupakan tempat yang disukai banyak kalangan wisatawan. Selain pemandian, juga ada area outbond, dan juga tempat berpiknik yang menyegarkan mengingat letaknya yang berada di kawasan pegunangan Ijen. Panorama yang terlihat di area pemandian ini yaitu persawahan terasering kepunyaan penduduk setempat.

youtube.com

Wisata Banyuwangi yang satu ini fokus pada rekreasi keluarga dan outbond, maka dengan biaya sebesar Rp 10 ribu per orang terhitung sangat worth it, Kamu bisa bermain sepuasnya di pemandian ini. Terdapat kolam renang khusus anak-anak dan kolam khusus orang dewasa.

#14. Air Terjun Lider


Air Terjun Lider mempunyai ketinggian air setinggi 60 m dan terletak pada daerah yang berketinggian 1.300 m dpl. Pesona tempat wisata Banyuwangi yang satu ini ada pada dinding tebing dua jurang yang menghimpit air terjun. Inilah air terjun paling indah di Banyuwangi yang layak kamu datangi ketika berwisata di lokasi tersebut.

suetoclub.wordpress.com

Air Terjun Lider terletak sejauh 45 km dari kota Banyuwangi. Kamu tinggal pergi menuju Kecamatan  Genteng, lalu meneruskan perjalananmu ke Kec. Sempu, lalu Kec. Songgon, sampai akhirnya tiba di Dukuh Lider. Ada sebuah pos dimana kamu wajib mengisi daftar kunjungan. Dari pos ini, kamu harus berjalan kaki ke lokasi air terjunnya dengan melintasi jalan setapak yang sudah tertata dengan baik dan berjarak sekitar 1 km.

Sunday, July 16, 2017

10 Tebing Spektakuler di Indonesia Yang Serasa di Luar Negeri


Sadarkah kamu teman-teman jika liburannya orang Indonesia itu kebanyakan kalau tidak pergi ke pantai, paling banter nongkrong di mall. Atau pun menghabiskan waktu di taman hiburan yang ada di sekitar lingkunganmereka. Padahal, negara kita mempunyai beragam keindahan dari bawah laut sampai pucuk gunung yang terlalu indah untuk dilewatkan. Khususnya pemandangan tebingnya, ada banyak yang keindahannya membuat kamu lupa diri lalu bertanya, ini di Indonesia ataukah luar negeri ya?

Karena letaknya sulit dijangkau, tebing-tebing di Indonesia bisa dikatakan ‘hidden trasure’ atau permata tersembunyi. Nah, biar kamu sadar betapa kerennya tebing di tanah air, berikut ini deretan bukit-bukit tersebut. Awas jatuh hati nggak ditanggung!

1. Tebing Koja kandang Godzilla Tangerang, tidak ada yang menyangka kota industri menyimpan keindahan seperti ini



Jika kamu tinggal di padatnya Kota Jakarta, sebaiknya luangkan waktu senggang dan datang ke Tebing Koja kandang Godzila ini. Pemandangan eksotisnya akan membuat akhir pekan kamu menjadi berkesan. Bertempat di Desa Cisuka Tangerang, tebing-tebing di tempat ini berwarna kecoklatan dikelilingi hijaunya sawah. Belum lagi kolam di tempat ini masih sangat alami dan menyegarkan. Sampai di tempat ini, kamu bakalan linglung saking kerennya.

2. Tebing Bukit Kelam, mirip banget sama Ayers Rock di Australia



Seperti namanya, bukit ini memiliki warna kelam alias hitam. Terletak di dekat Kota Sintang, menggapai tempat ini perlu menyusuri perjalanan sekitar 395 km dari Pontianak. Tebing Bukit Kelam adalah sebongkah batu raksasa. Bongkahan batu raksasa ini diapit dua sungai besar yaitu Sungai Melawi dan Sungai Kapuas. Cobalah naik ke bongkahan batu ini, kamu akan merasakan sensasi berada di tengah dua sungai besar.

3. Tebing Masigit Bandung, pacu adrenalinmu dengan sensasi mengambang di udara



Bagi kamu yang suka keindahan sekaligus hobi pacu adrenalin, buruan datang ke Tebing Masigit ini. Tempat yang berada di Gunung Masigit, Cipatat, Jawa Barat ini akan menyuguhkan sensasi berdiri di atas bukit seolah mengambang di udara akibat terpaan angina kencang. Untuk menikmati spot ini, kamu harus menunggu antrean panjang saking populernya.

4. Tebing Karst Maros, sensasi keindahan karst terbesar ketiga di dunia



Kawasan tebing Karst Maros menyuguhkan panorama pedesaan indah yang tenang dan sederhana. Setiap sudutnya, tersimpan keindahan alami yang tak bisa dipungkiri. Bertempat di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Sulawesi Selatan, kawasan tebing ini merupakan karst terbesar ketiga di dunia yang jadi incaran turis asing.

5. Tebing Kapur Pantai Melasti, menawarkan eksotisme tebing dan pantai indah



Tebing Kapur Pantai Melasti menyuguhkan keindahan perpaduan lereng-lereng curam penuh belokan dan turunan. Terletak di Kecamatan Kuta Selatan, Badung Bali, destinasi ini menjadi spot menarik untuk menghasilkan foto keren. Setelah menaklukkan tebing, kamu bisa menikmati indahnya Pantai Melasti yang berada di Desa Ungasan.

6. Taman Tebing Breksi, suguhan seni tingkat tinggi dalam megahnya tebing



Saat ini, Tebing Breksi jadi destinasi hits di Jogjakarta. Keindahan alami tebing ini dipercantik dengan ukiran para seniman kreatif, hasilnya pun membuat tebing semakin elok. Kamu yang malas trekking bisa datang menikmati tebing indah ini tanpa bersusah-susah. Tempat ini pun kerap ramai sebab sering dipakai sebagai tempat pagelaran acara-acara besar.

7. Tebing Bukit Kapur Sekapuk, peradaban ala Yunani kuno yang membuatmu terbelalak



Meski sebenarnya bukan tempat wisata, melainkan bekas lokasi penambangan, Tebing Bukit Kapur Sekapuk sangat indah. Terdiri dari lekukan, lubang, dan lorong kapur yang indah ditumbuhi rumput liar membentuk landscape menakjubkan. Maka tak heran jika banyak wisatawan yang menyebut tempat ini tak ubahnya peradaban kuno ala Yunani.

8. Tebing Cukang Taneuh, nuansa alami yang menyegarkan mata



Jika mencari nuansa tebing yang benar-benar alami dan segar, kamu perlu memasukkan Cukang Taneuh di Pangandaran sebagai list destinasimu. Tebing yang mengapi Cukang Taneuh memiliki panorama yang berbeda dari tebing lainnya. Gundukan batu raksasa dilapisi hijau dedaunan dan lumut dijamin membuatmu merinding saking kerennya.

9. Brown Canyon Semarang, kemegahan tebing yang menakjubkan



Disebut-sebut mirip Grand Canyon yang ada di utara Arizona, tempat ini selalu ramai didatangi pengunjung. Tebing-tebing yang menjulang inggi dipadu pohon-pohon di puncaknya, tempat ini menjadi panorama alam eksotik yang sayang untuk dilewatkan. Sayangnya, tempat ini belum menjadi daerah wisata resmi. Karena itu, belum ada petunjuk yang mengarahkan ke lokasi yang berada di Desa Rowosari, Kecamatan Tembalang, Semarang.

10. Bukit Kapur Arosbaya, Madura



Bukit instagrammable ini menjadi incaran pecandu foto baik dari dalam sampai luar negeri. Spot tebing bergerigi menjadi unsur paling menarik karena merupakan perwujudan seni yang tinggi. Untuk mencapai tempat ini, kamu hanya perlu ke daerah Plalangan Madura.

Sepuluh tebing di atas membuktikan jika negara kita tidak melulu mempunyai pantai-pantai indah saja. Tapi ada juga tebing-tebing keren serta destinasi lain yang mungkin belum sempat kamu datangi. Jadi, manakah dari 10 tebing di atas yang ingin banget kamu datangi?

Sumber

Saturday, July 1, 2017

Negara Ini Mempunyai Libur Lebaran Terpanjang

Momen lebaran memang sangat dinanti-nantikan sebagai hari kemenangan setelah menjalani puasa sebulan penuh selama bulan Ramadan. Akhirnya dapat pulang kampung dan bertemu dengan saudara jauh, juga keluarga besar yang datang dari segala penjuru Indonesia. Tidak jarang, keluarga yang ada di luar negeri pun akan pulang ke tanah air agar bisa bersilahturahmi.


Seperti yang sudah-sudah, akan ada libur bersama yang dipakai untuk merayakan Hari Raya umat muslim. Menjadi kejutan yang amat luar biasa bahwa di tahun ini, Presiden Jokowi memutuskan memberikan libur Lebaran hingga hampir 2 minggu. Wah, selain mudik dan menyantap ketupat opor, ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan traveling dengan keluarga. Tidak perlu menunggu cuti lagi, deh.

Ternyata FYI, negara-negara lain juga memberlakukan libur Lebaran lho. Jumlah harinya sangat beragam, tergantung dengan kebijakan pemerintah masing-masing. Di Indonesia, Idul Fitri ditetapkan dirayakan pada hari Minggu, tanggal 25 Juni 2017 yang lalu. Pak Jokowi menambahkan Hari Jumat, 23 Juni 2017 sebagai cuti bersama yang tentu saja disambut warga Indonesia dengan suka cita karena total libur Lebaran mencapai 10 hari.


Di sisi lain, Arab Saudi yang dikenal sebagai negara Islam terbesar memberlakukan libur Hari Raya Idul Fitri yang sangat panjang, totalnya 23 hari dimulai dari tanggal 16 Juni sampai 8 Juli 2017. Sedangkan, negara muslim lainnya seperti Uni Emirat Arab, Qatar dan Mesir hanya memberlakukan hari libur sekitar 5 sampai 9 hari saja. Dilansir dari Kompas.com, Indonesia ternyata termasuk negara dengan jumlah libur Lebaran terpanjang, lho.

Kita wajib bersyukur dengan banyaknya jumlah ‘tanggal merah’ yang bisa dipakai untuk silaturahmi atau liburan ke destinasi impian kita. Sebab banyak negara yang hanya memberikan libur selama 3 hari, seperti Malaysia, Filipina, serta Pakistan. Baru mudik sebentar, sudah harus balik ke kota karena pekerjaan menanti. Kasihan ya :(


Mumpung libur lebaran panjang ada baiknya memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya dengan menjelajah kota asalmu. Selamat merayakan lebaran dan selamat berlibur gaes. ;)

Monday, June 26, 2017

Gaya Tidur Para Traveler Yang Bikin Tawa Meledak


Lelah yang sangat ketika berpergian atau traveling memang tidak membuat kapok. Meskipun harus bangun pagi atau bahkan tidak tidur agar tak ketinggalan pesawat, jalan-jalan harus tetap dilakukan. Nah, karena capek setelah jalan-jalan, banyak juga traveler yang sampai tertidur di tempat yang tak seharusnya dan dengan pose yang konyol serta kocak. Asal bisa sedikit meregangkan badan, langsung merem, deh. Yuk kita lihat.

Daripada ketinggalan pesawat, lebih baik tidur di bandara. Hitung-hitung pemanasan sebelum nantinya akan duduk di kursi yang sempit berjam-jam.


Tidur sambil senam di bandara


Lelah yang sangat dapat membuatmu kreatif dalam menciptakan ruang serta posisi tidur yang paling memungkinkan. Contohnya ini, koper dijadikan bantal yang penting dapat meluruskan punggung.


pose kocak tidur di pesawat

Para pecinta alam memang paling bisa bertahan dalam kondisi apapun. Ketika berkunjung ke kota, rantai pun dapat dijadikan hammock dan nyaman untuk beristirahat sebentar. Ajibb, tapi kan ini properti umum.


Jadikan rantai sebagai hammock

Tak dapat dipungkiri, melihat kursi yang kosong di kereta, hawa capek dapat mendorong untuk beristirahat sejenak di sana. Ini dia contohnya, sampai menggunakan 3 bangku sekaligus.


Menguasai kereta

Jalan-jalan ke peternakan mungkin hal yang biasa bagi banyak orang, tapi tidak untuk anak laki-laki ini. Dia bahkan menemukan 'bantal' darurat dan sekaligus teman yang membuatnya bisa menikmati tidur siang yang nyaman.


Ada bantal empuk untuk tidur

Hati-hati ya gaes kalau teman travelling-mu usil, pasti ada saja ide nakal untuk mengerjaimu ketika tidur kelelahan. Contohnya penumpang pesawat ini yang kena batunya.


Tertidur di pesawat

Mulut yang menganga pun tak akan terasa ketika badan benar-benar lelah dan jatuh tertidur. Penumpang ini bahkan tidak sadar sudah mencium tiang kereta memakai hidungnya.


Bersandar pada tiang di kereta

Membawa anak kecil saat liburan memang seru sekaligus susah. Coba deh lihat ini, ada saja hal-hal usil yang mereka lakukan.


Ketiduran di bandara dan dikerjain 2 gadis kecilnya

Kamar mandi biasanya terasa sejuk serta nyaman dijadikan tempat tidur. Ruangan yang sempit pun tak jadi masalah.


Ketiduran di kamar mandi

Daripada memakai bangku untuk tidur dan mengganggu orang lain, penumpang satu lebih memilih tidur di atas tiang. Wah baik banget ya, meskipun capek tapi masih memikirkan orang lain, ya.


Tidur di tiang kereta

Memang ada-ada saja tingkah konyol traveler ketika kelelahan. Tidur dengan pose kocak pun selalu menjadi hiburan tersendiri untuk orang lain yang melihat. Bagaimana dengan kamu pernah begitu juga?

Sunday, June 25, 2017

Asyik Jalani Pemotretan di Bawah Laut, Model Cantik Digigit Hiu

Model didalam kerangkeng pelindung

Seharian bermain air memang kelihatan menyenangkan. Melihat keindahan karang sampai berenang bersama dengan ikan menjadi pengalaman seru serta mengasyikkan. Di Indonesia sendiri, sudah banyak tempat untuk snorkeling maupun diving yang sempurna sehingga dipuja oleh wisatawan luar negeri. Salah satunya yang terkenal di dunia yaitu Raja Ampat.

Tapi jangan salah, ternyata di Raja Ampat tidak semua tempat dapat dijelajahi. Sebabnya, ada lokasi tertentu yang didiami oleh buaya atau hiu yang siap menyerang siapapun yang mengganggunya. Jadi, untuk berjaga-jaga, alangkah baiknya jangan mencoba menjelajah apalagi berenang di perairan sendiri. Jika tidak, hal mengerikan bisa menimpamu seperti yang dialami seorang model majalah di Florida.

Model dewasa akan melakukan pemotretan

Dilansir oleh Daily Mail, model majalah dewasa yang bernama Molly Cavalli mendapatkan luka serius di pergelangan kakinya sampai mendapatkan 20 jahitan karena gigitan seekor hiu. Kronologi mengerikan tersebut berawal dari agenda Molly yang akan melakukan pengambilan gambar di bawah laut habitat ikan hiu. Dengan balutan bikini berwarna putih, ia masuk dalam sebuah kandang pelindung yang sudah disediakan untuk memulai pemotretan dan pengambilan video. Belum terlalu lama berpose di depan kamera, seekor hiu lemon tiba-tiba mengigit pergelangan kakinya. Akibatnya, tetesan darah dari kaki model ini terlihat bercampur dengan air laut.

Luka gigitan hiu

Menurut Darren Press, wakil presiden tempat Molly bekerja, mengatakan bahwa artisnya sempat gugup ketika turun ke dalam air. Karena seekor hiu yang mendekat, ia pun langsung berenang ke atas di mana salah satu kakinya keluar dari kandang pelindung. Saat itu pula hiu lemon satu ini langsung menyerang model cantik ini. Selain dugaan keluarnya kaki Molly dari kandang, namun tidak sedikit netizen yang menyalahkan fasilitas yang dipakai untuk syuting. Seperti kandang yang jaraknya terlalu lebar dan memungkinkan hiu kecil untuk masuk ke dalam. Apalagi, jenis hiu lemon memang diketahui sering menggigit orang.


Kisah Molly setidaknya banyak memberikan kita pelajaran. Menjajal tantangan dengan berenang dengan hiu memang menyenangkan. Tapi, jangan sampai lakukan hal tersebut tanpa adanya pemandu yang menemani. Apalagi dengan fasilitas yang pas-pasan yang memungkinkan kita terluka.

Monday, February 20, 2017

7 Tempat Wisata Aktratif di Sragen Yang Wajib di Kunjungi


Berjarak kurang lebih 30 km ke arah utara dari Kota Surakarta atau Solo, Sragen adalah sebuah kabupaten yang masuk wilayah karesidenan Solo atau biasa disebut Solo Raya. Dibandingkan dengan kabupaten lainnya yang masuk wilayah Solo Raya, Sragen memang paling jarang terdengar.

Sragen, kabupaten yang dijuluki sebagai Bumi Sukowati mempunyai wilayah yang lumayan luas. Wilayah kabupaten ini termasuk Situs Purbakala Sangiran yang dipercaya sebagai pusat beradaban manusia purba pada masa pra-sejarah. Sebuah museum yang menyimpan fosil serta berbagai peralatan manusia purba dibangun di kawasan Sangiran, Sragen untuk keperluan edukasi.

Sangiran adalah salah satu tempat yang paling terkenal di Sragen. Tetapi, masih ada beberapa tempat lain yang dapat kamu datangi jika kebetulan Kamu sedang berkunjung ke Sragen.

Berikut ini 7 tempat menarik di Sragen yang dapat Kamu datangi.


1. Museum Purbakala Sangiran


Museum Sangiran adalah aset wisata terpenting untuk Kabupaten Sragen. Di lokasi inilah Kamu bisa melihat tulang belulang manusia serta binatang purba yang sering kali kita pelajari waktu mata pelajaran Sejarah. Disamping fosil, Kamu juga dapat melihat perlengkapan berburu seperti kapak batu yang zaman dahulu digunakan oleh manusia purba untuk survive. Buku-buku tua juga bisa kamu lihat di museum ini. Lokasi museum sendiri berlokasi di kawasan Situs Sangiran yang dipercaya sebagai salah satu pusat kehidupan manusia purba pada jaman pra-sejarah.

Museum Sangiran berlokasi di Desa Krikilan, Kemacatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Museum ini juga dapat diakses dengan mudah dari Kota Solo. Malahan, kalau diukur jaraknya lebih dekat daari Solo dibandingkan dari pusat kota Sragen.

2. Waduk Kedung Ombo


Aset wisata unggulan lain yang dimiliki Sragen selain situs Sangiran yaitu Waduk Kedung Ombo. Lokasi waduk ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Sragen, Boyolali dan Grobogan. Tetapi, lokasi pengembangan wisata di waduk ini berada di wilayah Kabupaten Sragen. Adapun luas waduk ini mencapai  6.576 ha. Pemandangan di sekitarnya terlihat sangat indah. Yang menarik dari waduk ini yaitu padang rumput yang terletak di bendungan. Terlihat sangat luas serta hijau.

Di lokasi wisata Waduk Kedung Ombo sudah dibangun banyak sekali fasilitas. Antara lain bumi perkemahan dan pasar ikan. Berkeliling danau memakai perahu adalah aktivitas paling menyenangkan di Waduk Kedung Ombo.

3. Pemandian Air Panas Bayanan


Bayanan terkenal sebagai tempat wisata pemandian air hangat. Tempat ini berlokasi di kawasan kaki Gunung Lawu sehingga mempunyai udara yang cenderung sejuk jika dibandingkan tempat-tempat lain di Sragen yang hampir seluruhnya terletak di dataran rendah. Pemandian ini dulunya bernama Pemandian Hyang Tirto Nirmolo dan dibangun di tahun 1808 oleh seorang Belanda yang bernama Tuan Praul. Pemandian ini sendiri terletak di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.

4. nDayu Park


Di Sragen mempunyai sebuah taman wisata yang lumayan menarik. Namanya yaitu Dayu Park. Jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, hanya sekitar 6 km. Tempat ini adalah semacam kawasan wisata terpadu. Ada sejumlah wahana bermain bertema air yang dapat kamu jajal di taman ini. Selain itu, ada juga wahana lain seperti outbond sampai flying fox yang dapat kamu coba. Dayu Park juga dilengkapi dengan agrowisata dan kebun binatang mini.

 5. Taman Krido Anggo


Krido Anggo adalah sebuah taman yang letaknya berada di depan rumah dinas bupati Sragen. Lokasi taman ini berjarak 500 meter dari alun-alun kota. Sebelum dikembangkan menjadi sebuah taman, tempat ini dulunya adalah gedung KNPI. Tetapi, bangunan gedung kini sudah dirobohkan untuk pembuatan public space baru di Bumi Sukowati. Taman Krido Anggo adalah salah satu tempat menarik untuk sejenak bersantai sambil menikmati suasana Kota Sragen. Keberadaan pohon-pohon yang rindang bisa membuat acara nongkrong di taman ini menjadi semakin asik.

6.  Kolam Renang Kartika


Kartika adalah kolam renang yang lumayan terkenal di Sragen. Lokasinya terletak persis di samping Stadion Taruna. Tempat ini seringnya dikunjungi para pelajar yang hendak belajar berenang dan cenderung sangat ramai saat hari libur. Jika kamu mau menyegarkan diri di tengah cuaca Sragen yang panas, tidak ada salahnya untuk datang serta berenang di tempat ini.

7. Alun-alun Kabupaten Sragen


Alun-alun adalah salah spot terbaik untuk menikmati suasana Kota Sragen. Datanglah ketika sore hari untuk menikmati suasana yang lebih ramai. Saat sore tiba, biasanya akan banyak anak-anak muda yang nongkrong. Kamu dapat menikmati suasana sambil menikmati jajanan murah meriah yang banyak dijajakan di sekitar alun-aun.

Alun-alun ini mempunyai nama Alun-Alun Sasono Langen Putro, tetapi sepertinya tidak banyak yang mengetahui nama itu. Pada tahun 2015 lalu dinas terkait setempat melakukan perbaikan terhadap alun-alun ini. Sejumlah fasilitas dibangun agar pengunjung semakin nyaman. Keberadaan air mancur juga turut menjadikan alun-alun ini lebih menarik. Jika malam Minggu tiba, Alun-Alun Sasono Langen Putro akan lebih ramai dengan kunjungan manusia.